10 Cara Mengelola Usaha Laundry

0 By

Cara Mengelola Usaha Laundry

Cara Mengelola Usaha Laundry – Tinggal di ibukota, atau bekerja di pusat kota adalah hal menantang dalam hidup. Seseorang dipaksa untuk melakukan manajemen waktu, entah untuk diri, sosial, dan keluarga. Terkadang, mengurus diri dan kebersihan hunian pun jadi terbengkalai karena sibuk bekerja atau eksplorasi di luar rumah.

Mungkin saat belum bekerja tampak mudah mengatur waktu untuk membersihkan rumah termasuk mencuci baju. Hitung-hitung bisa belajar mandiri juga menghemat biaya laundry yang harganya melangit. Namun seiring berjalannya waktu, kemampuan seseorang untuk mencuci baju pun ikut tersita. Penyedia jasa laundry melihat ini sebagai peluang emas. Karena semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk di luar rumah dibandingkan di rumah.

Untuk para penyedia jasa laundry, tentu sudah bisa membaca apa saja yang perlu diperhatikan selain peluang. Hal yang terpenting, pengusaha jasa laundry perlu mengetahui cara mengelola usaha laundry agar bertahan lama dan berkembang. Berikut ini ulasan cara mengelola usaha laundry.

Berikut Cara Mengelola Usaha Laundry

  1. Pilih Lokasi yang Tepat dan Strategis

Lokasi sangat menentukan keberlangsungan usaha laundry Anda. Lokasi juga merupakan variabel yang sangat menentukan, karena Anda bisa mendapat gambaran target pasar yang dituju. Oleh karena itu, lokasi juga membutuhkan survei. Akan lebih baik jika lokasi survei tidak terlalu menghabiskan dana berlebih bukan?

Apabila target pasar Anda adalah mahasiswa, maka lakukan survei ke daerah kosan atau kontrakan mahasiswa. Begitu pula jika target pasar adalah pekerja kantoran, cari lokasi di dekat kosan, apartemen, atau kontrakan. Sedangkan, jika Anda menargetkan pasangan suami istri sebagai target pasar, lakukan observasi lapangan Anda di lingkungan perumahan yang padat penduduk.

Aspek lain adalah lokasi usaha laundry mudah diakses, ruangan pas untuk mengelola usaha laundry, serta memiliki persediaan air dan sistem drainase yang baik. Perlu diingat, mengelola usaha laundry juga perlu bertanggungjawab mengelola limbah dan sanitasi. Jangan sampai usaha untung namun justru merusak lingkungan 10-20 tahun.

  1. Tentukan Harga Yang Terjangkau

Meski nampaknya usaha laundry cukup solutif bagi kebanyakan orang, namun usaha laundry termasuk salah satu jenis bisnis yang memiliki persaingan cukup ketat. Bahkan Anda bisa melihatnya sendiri saat survei lokasi sebelum mengelola usaha laundry. Karena itu, pastikan dulu penentuan harga jasa laundry. Agar, harga tersebut bisa bersaing dengan bisnis laundry lain. Pastikan juga bahwa harga yang ditawarkan juga setara dengan kualitas yang akan didapatkan pelanggan.

Jangan sampai penetapan harga terlalu tinggi dengan target pasar yang tidak sesuai. Misal, target pasar adalah mahasiswa dan pekerja kantoran, kondisi ekonomi belum terlalu stabil. Jika dihadapkan biaya laundry yang tinggi, ini justru berdampak pada pengaturan arus kas keuangan mereka.

  1. Tingkatkan Pelayanan Konsumen

Mengelola usaha laundry dapat dikatakan cukup tricky. Usaha laundry banyak memakan modal dan peralatan, namun harus pula melayani permintaan konsumen yang tinggi pula permintaan kualitasnya.

Sebagai pengusaha laundry, tuntutan ini perlu diperhatikan karena dapat berpengaruh pada hasil kerja laundry. Jika memang harga yang ditawarkan mahal namun kualitas hasil kerja memuaskan, tentu itu menjadi keuntungan bagi Anda.

Anda juga perlu mengetahui apakah pelanggan puas atau tidak terhadap hasil kerja. Setelah meriset, langkah selanjutnya adalah evaluasi dan meningkatkan kualitas. Misalnya, pelanggan puas dan percaya karena jam buka toko lebih pagi, hasil cucian bersih dan wangi, staf ramah dan membantu, hasil setrikaan rapi berkat setrika uap, dan sebagainya. Belilah setrika khusus untuk laundry, silahkan kunjungi sertika uap untuk membeli setrika uap dengan kualitas yang bagus.

  1. Perhatikan Tenggat Waktu Kerja

Jam buka toko laundry adalah kunci, karena semakin pagi, maka semakin banyak pelanggan yang datang untuk menitipkan cucian. Mengingat jam masuk kerja adalah pagi, maka kesempatan untuk mengantar cucian pun juga pagi bukan?

Tidak hanya itu, perhatikan pula ketepatan waktu penyelesaian kerja. Jika dijanjikan 2-3 hari, maka tepati janji tersebut. Ketepatan waktu berkaitan dengan reputasi dan penilaian dari pelanggan. Juga, tingkat kepercayaan pelanggan terhadap kinerja usaha Anda.

  1. Beri Jasa Pelayanan Yang Bervariasi

Selain membuka usaha mencuci pakaian kiloan, ada baiknya Anda membuka pelayanan bervariasi, seperti usaha laundry ekspres, laundry selimut dan karpet, laundry pakaian khusus, laundry tas, laundry sepatu, dan sebagainya. Dengan begini, Anda memiliki pengalaman lebih dalam mengelola usaha laundry.

Anda juga bisa menawarkan varian pewangi pada laundry. Sehingga pelanggan dapat memilih pewangi yang mereka suka. Selain varian pewangi, hasil setrikaan yang rapi dalam waktu cepat juga menjadi perhatian bagi konsumen. Pelayanan ini bisa divariasikan jika Anda menyediakan jasa laundry ekspres dengan setrika uap.

  1. Telaten Dan Cermat Menangani Pakaian Konsumen

Mengelola usaha laundry tentu saja butuh ketelatenan dan kecermatan. Hal tersebut disebabkan barang yang Anda kerjakan adalah milik orang lain, terlebih soal pakaian. Ada pakaian berbahan tertentu yang membutuhkan perlakuan berbeda.

Misal, jika bahan satin, maka suhu setrika uap tidak terlalu panas agar tetap melindungi serat kain. Berbeda jika bahan katun yang masih baik disetrika panas. Karena itu, berhati-hatilah dalam mencuci pakaian. Lebih baik, pisahkan pakaian berdasarkan jenis kain agar tidak memberatkan kerja mesin dan warna luntur.

  1. Buat Dan Lakukan Strategi Pemasaran

Mengelola usaha laundry tidaklah sebatas diam di tempat dan berharap orang datang untuk me-laundry pakaian saja. Namun diperlukan strategi pemasaran agar target pasar lebih luas. Secara sederhana, strategi pemasaran bisa dimulai dengan menyebarkan brosur, memasang banner, atau promosi dari mulut ke mulut. Berkat adanya teknologi, Anda bisa memanfaatkan media sosial dan situs untuk mengiklankan usaha laundry.

Misalnya, pemasaran usaha laundry melalui fitur iklan media sosial seperti di Instagram dan Facebook akan melejitkan ketenaran usaha laundry Anda. Pemasaran secara online pun lebih murah, cepat, dan efektif dibanding konvensional.

Lalu, buat promosi yang dapat menarik minat konsumen. Misal, Anda memberi diskon khusus bagi pelanggan yang pertama kali datang. Atau, membuat membership bagi pelanggan yang sudah 10 kali me-laundry pakaian, gratis biaya setrika uap, atau bahkan gratis cuci 1 kg setelah 15 kali laundry di tempat Anda.

  1. Rekrut Karyawan Yang Kompeten

Ketika usaha laundry Anda berkembang, maka diperlukan sekali merekrut karyawan atau asisten. Anda harus memilih karyawan yang berkompeten, bertanggungjawab, dan dipercaya. Dengan begini, Anda bisa memiliki waktu luang untuk mengembangkan strategi pemasaran, mengatur keuangan, dan memperhatikan perkembangan bisnis.

  1. Atur Keuangan Dengan Baik

Mengelola usaha laundry harus diimbangi pengaturan arus kas keuangan yang baik. Anda perlu mencatat biaya operasional, transaksi, perawatan peralatan, pembelian detergen, biaya listrik dan air, sewa toko. Lakukan pencatatan ini setiap bulan. Untungnya, kini sudah ada aplikasi khusus pencatatan keuangan bagi UMKM, tepatnya pengusaha laundry. Jadi, Anda tidak perlu bingung lagi menghitung keuntungan dan kerugian tiap bulan.

  1. Perhatikan Perkembangan Bisnis

Mengelola usaha laundry tidaklah selalu berjalan mulus seperti yang Anda harapkan. Terkadang ada penurunan, kadang juga ada peningkatan bisnis. Perhatikan hal ini, agar bisa mengantisipasi masalah yang terjadi. Perhatikan pula perkembangan strategi pemasaran, agar usaha laundry Anda tetap stabil dan berjalan tanpa masalah.

Itulah 10 cara mengelola usaha laundry. Usaha laundry sangat membuahkan profit bagi pengusaha jika telaten, cermat, dan bisa melihat peluang bisnis. Usaha laundry juga membutuhkan kecepatan waktu pengerjaan, dengan peralatan yang mumpuni dan hemat seperti setrika uap, maka usaha laundry Anda akan semakin efektif.

Bagikan sekarang