Cara Membuka Usaha Laundry Rumahan

0 By
Cara Membuka Usaha Laundry Rumahan

Sumber: pojokbisnis.com

Membuka usaha laundry rumahan adalah pilihan bagi Anda yang merasa berat dalam menyewa toko. Di rumah, Anda bebas dan leluasa bekerja. Dapat dikatakan, semua sudah tersedia kecuali peralatan yang dibutuhkan dalam usaha laundry.

Membuka usaha laundry rumahan juga berpeluang besar, mengingat semakin banyak perumahan dengan keluarga muda. Atau, keluarga muda yang tidak ingin repot mencuci baju sendiri karena sibuk.

Di perumahan sekalipun juga banyak penyewa rumah dari kalangan mahasiswa dan karyawan. Semakin banyak pula orang sibuk bekerja dan berwisata. Inilah yang membuat mereka tidak sempat lagi mengurus rumah dan mencuci baju.

Pada musim hujan usaha laundry rumahan sangat dibutuhkan karena para pelaku usaha laundry rumahan memiliki mesin pengering untuk memenuhi tuntutan tenggat waktu penyelesaian kerja.

Membuka usaha laundry rumahan memiliki prospek menjanjikan dan menguntungkan. Meski sudah banyak usaha laundry rumahan lainnya yang membedakan adalah membuka usaha secara unik, strategis, dan dapat bersaing.

Tentunya, membuka usaha laundry rumahan tidak terlalu memakan modal banyak. Bahkan bisa membuka usaha laundry rumahan dengan modal kecil. Bagaimana cara dan strateginya?

Berikut Cara Membuka Usaha Laundry Rumahan

  1. Sediakan Alat-Alat Usaha Laundry Rumahan Yang Terjangkau

Harga alat usaha laundry rumahan bisa dibeli via online, misalnya deterjen, pewangi, setrika uap, timbangan, tempat baju kotor, rak baju, dan lain-lain. Untuk mesin, Anda bisa membeli di toko khusus laundry seperti mesin cuci dan pengering. Jika mesin ini tersedia di rumah berarti Anda cukup membeli setrika uap laundry saja. Setrika uap dijual via online melalui penyedia resmi dan terpercaya produsen setrika boiler. Silahkan kunjungi setrika uap untuk membeli setrika khusus untuk laundry.

  1. Agar Lebih Hemat, Gunakan Paket Usaha Laundry Rumahan Di Toko-Toko Online Terpercaya

Masih bingung bagaimana cara membuka usaha laundry rumahan? Berkat teknologi mesin pencari, Anda dapat berselancar di situs pencarian dengan melihat iklan-iklan bersponsor paket usaha laundry rumahan dari toko online terpercaya di Indonesia. Rata-rata, paket usaha laundry rumahan bisa dibeli dengan harga terjangkau. rentang harga antara 15 juta- 30 juta rupiah.

  1. Semua Alat Ada, Tinggal Setrika Uap Jadi Modal Utama

Mesin cuci, mesin pengering, rak baju, keranjang baju kotor dan bersih, deterjen, pewangi, pelembut, kantung kain, dan lain-lain tersedia di rumah? Tetapi setrika Anda kurang panas dan tidak sanggup melicinkan kerapian pakaian? Tenang!

Ini adalah kesempatan Anda yang tidak ingin menghamburkan banyak peralatan untuk usaha laundry rumahan. Anda dapat memanfaatkan mesin cuci sendiri yang sudah dilengkapi pengering. Selain itu, memanfaatkan keranjang kotor di rumah, keranjang baju disetrika, meja setrika, timbangan, dan rak.

Hasil setrika konvensional biasanya tidak terlalu rapi dibanding setrika uap. Setrika uap biasa digunakan di usaha laundry rumahan. Karena, setrika uap mengandalkan bahan bakar gas, menghasilkan panas yang konstan, dan hemat listrik. Sehingga, setrika uap dapat dijadikan sebagai modal utama Anda.

  1. Usaha Laundry Rumahan Tidak Perlu Sewa Toko, Lebih Leluasa!

Sebagian besar pengusaha membuka usaha laundry membutuhkan modal biaya sewa toko. Tentunya, sewa toko ini perlu memperhatikan faktor lokasi strategis dan mudah dijangkau pembeli.

Hal ini berlaku pula di membuka usaha laundry rumahan. Tidak bisa dipungkiri, lokasi masih menjadi pertimbangan nomor satu. Meskipun Anda tidak perlu sewa toko atau hanya di rumah saja Akan lebih baik jika rumah Anda terletak di pinggir jalan, masih berada di jalan besar, memiliki nomor rumah yang terlihat jelas, atau terdapat plang nama usaha. Jika rumah Anda berada agak sedikit ke dalam perumahan, jauh dari jalan besar, terletak di blok yang mungkin agak sulit dicapai pembeli, usahakan beri alamat yang detail dan jelas. Kalau perlu, usulkan alamat Anda ke Google Bisnisku agar bisa dilacak melalui peta Google.

Selain lokasi rumah, Anda bisa diuntungkan melalui promosi ke tetangga atau saudara. Promosi ini jauh lebih efektif karena Anda dapat melakukan pendekatan sebagai orang terdekat di sekitar rumah. Dengan membuka usaha laundry rumahan, Anda juga bisa lebih leluasa sambil mengerjakan pekerjaan rumah lain.

  1. Lakukan Promosi Secara Online, Hemat Tenaga Dan Bisa Multitask

Mayoritas pelaku usaha laundry rumahan masih mengandalkan promosi offline demi melejitkan omset dan memperluas target pasar. Secara ideal, hasilnya nyata dan terlihat. Namun, itu tidak menjamin akan bertahan dalam jangka waktu lama.

Jika dihitung-hitung, Anda harus mengeluarkan biaya cetak brosur, banner, lem perekat, dan biaya desain. Terlihat kecil, tapi lama-lama akan membukit sedangkan promosi online bisa dilakukan di gawai pintar melalui media sosial. Tidak jarang, ada yang membutuhkan bantuan tim pemasaran dari agensi agar promosi maksimal dan tampilan usaha laundry rumahan terlihat lebih profesional.

Faktanya, menghemat biaya promosi artinya memiliki ruang lebih dalam mengalokasikan uang. Entah itu ke biaya perawatan, biaya perluasan cabang usaha, gaji karyawan, dan lain-lain.

Ilustrasi biaya promosi online bisa dihitung sebagai berikut.

Beriklan di Facebook dan Instagram: percobaan selama 3 hari, lokasi Surabaya dan sekitarnya, target usia 19-35 tahun à anggaran harian Rp10.000 x 3 hari = Rp30.000.

Perkiraan klik setiap hari adalah 6 – 36 klik. Semakin besar jumlah klik per hari, semakin besar kebutuhan biaya promosi.

Agar efektif, promosi online yang hemat tetap harus ada riset dan pengelolaan target pasar realistis.

  1. Meski Di Rumah, Jangan Sampai Ada Biaya-Biaya Yang Membengkak

Di rumah, semua Anda yang tanggung. Berbeda di toko yang bisa Anda tinggal dan diamanahkan ke karyawan. Karena itu, Anda wajib memperhatikan biaya-biaya operasional seperti biaya listrik, biaya air, biaya iuran sampah, dan biaya perawatan mesin. Jika Anda merekrut karyawan, maka gaji karyawan juga perlu diperhatikan.

Masih ada biaya pengeluaran lain seperti deterjen, pewangi, softener, tas kain untuk membungkus hasil laundry, dan biaya promosi. Semua ini tampak kecil dan mudah diurus. Namun, pengeluaran rutin tersebut habis tiap bulan. Jika tidak dilacak dan dicatat Anda akan kaget karena mengalami kebocoran biaya. Biaya membengkak akibat ceroboh, boros, terlalu mahal, dan manajemen kurang baik.

Biaya operasional per bulan sangat mempengaruhi penghitungan balik modal. Biaya operasional juga bisa mempengaruhi cara pengaturan keuangan dan biaya strategi pemasaran.

Ilustrasinya, anggaplah biaya operasional per bulan sebagai berikut.

Gaji satu karyawan per bulan =  Rp800.000

Deterjen, softener, pewangi = Rp350.000

Air dan listrik = Rp 500.000

Tas kain = bisa memanfaatkan kain bekas jahit atau konveksi, bisa dipesan melalui percetakan demi menghemat kantong plastik yang mencapai Rp100.000-200.000. Biasanya, harga tas kain dipatok sampai Rp5.000-50.000, tergantung pemilihan Anda (ambil harga paling mahal untuk menyiapkan kemungkinan terburuk).

Biaya promosi offline = Rp250.000

Total = Rp1.950.000.

  1. Ada Banyak Cara Membuka Usaha Laundry Rumahan, Tekad Dan Disiplin Adalah Kunci.

Hal yang paling sering Anda lakukan sebelum membuka usaha laundry rumahan adalah melakukan pencarian kata kunci di situs pencari. Anda akan mengetik “cara membuka usaha laundry rumahan”.

Lalu, mencari tahu bagaimana cara melejitkan untung, padahal belum memulai usaha. Anda hanya berfokus di cara membuka usaha laundry rumahan. Bukankah menghabiskan waktu dan menguras tenaga? Daripada duduk saja, mulailah usaha laundry rumahan. Kenali potensi diri, tekad dan disiplin adalah kunci. Soal strategi, perhatikanlah pengaturan keuangan, penghitungan biaya operasional, strategi pemasaran, kepercayaan konsumen, dan pengamatan perkembangan bisnis.

Itulah 7 cara membuka usaha laundry rumahan beserta strategi. Jangan lupa untuk membeli setrika uap khusus usaha laundry kiloan modal kecil, lebih hemat, hasil setrika lebih cepat rapi, dan pelanggan puas. Selamat bekerja!

Bagikan sekarang